Sejarah
pendidikan di Indonesia telah berlangsung sejak lama. Peranan pemerintahan
mengatur pendidikan terjadi sejak 1950 melalui draf undang-undang wajib belajar
pendidikan dasar 6 tahun.
1.
Pendidikan pada masa klasik
Masuknya kebudayaan hindu di
beberapa di pulau jawa menjadi titik
awal jaman sejarah tulis menulis di Indonesia. Tulisan dengan huruf
pallawa yang berisi sastra, agama,
sejarah, etika menjadi sumber pendidikan golongan raja-raja. Pendidikan
mengharuskan anak-anak, pemuda, dan orang dewasa mempejari huruf pallawa. Zaman pemerintahan Erlangga banyak
buku-buku bahasa, sastra, hokum, filsafat di terjemahkan dalam bahasa jawa kuno
(kawi) sehingga terlahir guru-guru yang professional. s
2. Pendidikan
pada zaman kemerdekaan
Penyelenggaraan pendidikan pada
awal kemerdekaan (1945-1950)
Badan
Pekerjaan Komite Nasional Pusat (BP-KNIP) mengusulkan perlunya pembaharuan di
bidang pendidikan. Adapun usulan itu antara lain:
a.
Pengajaran harus membimbing murid untuk
menjadi warga Negara yang bertanggung jawab.
b.
Sesuai dengan sila keadilan social,
pengajaran harus terbuka untuk setiap penduduk baik laki-laki maupun wanita.
c.
Untuk orang dewasa perlu diselenggarakan
pemberantasan buta huruf.
d.
Pendidikan agama hendaknya mendapat tempat
yang teratur dan seksama. Ponpes dan madrasah yang telah lama berdiri hendaknya
mendapat bantuan dan perhatian yang nyata dari pemerintahan.
e.
Pengajaran teknik dan perekonomian harus
mendapat perhatian yang istimewa.
3.
Sejarah pendidikan Indonesia saat ini .
Pemerintahan berupaya
meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan di Indonesia. Upaya ini membuat
pemerintah melibatkan program pendidikan penyetaraan seperti paket A, B, dan C
agar dapat mengadopsi kurikulum sesuai dengan standar yg berlaku.
Jenjang
pendidikan di Indonesia secara umum tidak banyak berubah. Akan tetapi terdapat
banyak lembaga penyediaan pendidikan untuk setiap jenjang pendidikan dimana
melibatkan partisispasi pendidikan non-formal. Pendidikan di Indonesia kini
bearalih pada jenjang pendidkan tingkat tinggi.
Adapun
jenjang pendidikan di Indonesia dapat di jelaskan sebagai berikut:
1.
Taman kanak-kanak (TK)
TK
ditunjukkan untuk membantu perkembangan anak serta interaksi anak dengan alam
dan lingkungan masyarakat sekitar.
2.
Sekolah dasar (SD)
Berfungsi
sebagai lembaga pendidikan yang
mengajarkan dasar pendidikan pengetahuan yang dibutuhkan oleh anak.
3.
Sekolah menengah pertama (SMP)
SMP
merupakan pendidikan setelah SD yang dimana diharapkan siswa mampu memperdalam
keilmuan dasar dan memanfaatkan nya sebagai keterampilan untuk hidup.
4.
Sekolah menengah atas (SMA)
SMA
merupakan lembaga yang mengajarkan keahlian atau keterampilan yang spesifik.
Dengan mengambil mata pelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat.
5.
Perguruan tinggi.
Perguruan tinggi
di Indonesia terdiri dari Universtas, institute, sekolah tinggi, dan akademik.
Yang bertujuan melaksanakan pendidikan dan melakukan penelitian dan difokuskan
pada cabang ilmu pengetahuan serta pendidikan untuk keahlian khusus.
Memasuki era demokrasi liberal pada
tahun 1950, pendidikan di Indonesia di atur dalam UU no. 4 tahun 1950 dan
diperbarui menjadi UU no. 12 tahun 1954.
Pendidikan dan pengajaran bertujuan membentuk manusia susila yang cakap dan
warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab terhadap kesejahteraan
masyarakat dan tanah air.

No comments:
Post a Comment